• Nginep di Bandara Soetta
  • Berburu Maknanan Halal di Bangkok
  • Mengurus e-Paspor di Surabaya

Mengurus Visa Waiver Jepang di Surabaya


Salah satu benefit pemegang e-paspor keluaran NKRI adalah bisa ke Jepang tanpa dag dig dug mengurus visa. Kita hanya perlu meregistrasikan e-paspor kita ke Konjen Jepang terdekat untuk mendapatkan Visa Waiver.

Berhubung cuti semakin menipis, pengurusan visa waiver ini saya titipkan teman saya yang domisili di Surabaya. Dan Alhamdulillah e-paspor saya sudah registered. Karena saya nggak ngurus langsung, saya minta tolong teman saya menuliskan kronologi selama pengurusan.
Dan ini langsung from my beloved friend,,,,


Hai ketemu lagi nih..kali ini saya mau share sedikit pengalaman mengurus visa si temen untuk ke Jepang. seperti kita ketahui yah Jepang meng”Gratis”kan  biaya visa jalan  jalan  untuk ke negara mereka..well apa aja sih yag dibutuhin?
  1. Isi blanko berisikan data diri yang ada di konJen Jepang. Untuk Surabaya bisa ditemukan di Jalan Sumatera No 93. Jika bingung di mana jalan sumatera just click ur map and tadaa it would be easier to find karena letaknya yang ada disekitar pusat kota.
  2. Pengurusan Visa bisa diwakilkan koq asal blanko telah diisi dengan lengkap dengan tanda tangan. *Kemarin saya mengurus tanpa surat kuasa sih. Untuk berjaga-jaga bawa copyan KTP meski ndak ditanyakan juga
  3. Saat masuk ke Konjen Jepang, di depan akan ditanyakan apa keperluannya, kemudian meninggalkan ID card yang akan di tukar dengan visitor name tag dan untuk alat elektronik apapun (HP, ipad dan sejenisnya) ditinggal di pos penjagaan.
  4. Setelah itu temen-temen akan diarahkan menuju pintu sebelah kiri yang dijaga seorang petugas seperti X ray di bandara.
  5. Nah ketika sudah clear diperiksa pintu besarrr yg berat akan unlocked untuk dibuka dan lurus dari pintu tersebut akan langsung mengarah ke ruang lain dengan pintu kaca. Loket pengurusan visa dilayani pada loket 1 dan 2 dan tepat saat teman-teman membuka pintu di sisi kanan akan ada auto machine antrian. tunggu saja yah ngga akan lama koq karena pelayanannya cepat. nah sambil menunggu agar lebih efektif mintalah lembaran pengambilan untuk diisi(*kebetulan kemarin ada orang yg sedang mengurus visa memberikan slip itu ke saya)
  6. setelah di panggil urutannya langsung serahkan saja dokumen yang sudah disiapkan setelah itu tunggu untuk kembali dipanggil. slip tanda terima dokumen akan diberikan dan akan tertera kapan visa dapat diambil. Kalau saya kemarin tanggal 26 Mei 2017 drop dokumen dan 29 Mei 2017 Visa dapat diambil yah sekitar 1 hari kerja karena saya mengurus di hari Jumat
  7. Pada saat pengambilan visa jangan lupa jadwal yang sudah ditentukan yah jadi pengambilan visa dapat dilakukan dalam rentang waktu 13.15 - 15.30 jangan seperti saya yang datang jam 10 pagi saking semangatnya (*mungkin ini efek dopamin panggilan interview yang sy terima pagi itu hehehehe)
  8. Well selamat mengurus Visa dan selamat jalan-jalan di negeri Sakura
     
Fyi:
Visa waiver ini berlaku tiga tahun atau setelah masa berlaku paspor habis (mana yang lebih dahulu). Dan berlakunya untuk multiple kunjungan namun dengan batasan 15 hari per kunjungan. Jadi jika keperluan kita di Jepang lebih dari 15 hari, harus mengurus Visa reguler.

Pengurusan visa waiver ini sangat gampang, syaratnya cuma isi Blanko yang bisa di download di web konjen Jepang (link: klik me) dan bawa e-paspornya. Bahkan jika diwakilkanpun nggak ada syarat tambahan.
its all free, bener-bener gratis, nggak ada pungutan apapun selama pengurusan, kecuali uang parkir. Dan nggak pakek lama, hari ini registrasi besok sudah bisa diambil, kecuali besok libur yah teman.

Terus kapan ke Jepangnya....? kapan aja sudah siap.



special Thanks to eka... <3 <3 <3




read more →

Nginep di Bandara Soekarno Hatta (Soetta)

Bagi seorang budget traveler terkadang kita harus rela tidur dibandara demi menghemat uang jajan. Saya sendiri sudah dua kali tidur di KLIA2, saat pertama ke KL dan saat ke Korea. Menginap di KLIA2 mungkin sudah biasa, apalagi bagi penumpang maskapai dengan jargon ‘Now everyone can fly’.
KLIA2 merupakan bandara yang sangat friendly bagi traveler, selain nyaman, bersih, luas, disini juga ada banyak spot untuk tidur.  Bahkan ada tempat khusus untuk tidur atau rest area. Hanya saja AC dibandara ini kelewat dingin.

Saat bermalam di KLIA 2 yang pertama, saya dan teman2 lebih memilih tiduran di ‘Texas chicken’. Sekalian makan malam yang terlewat pagi, sekitar jam 00.30, disini ada tempat duduk (buat tidur) yang lebih empuk dari pada harus tidur dilantai (meskipun ada karpet tebal). Dan ternyata banyak yang tidur disini.

Kedua, saat transit menuju bandara Incheon, setelah isi perut kita menuju mushola karena belum sholat isya. Ternyata surau (mushola) sepi, akhirnya kita sekalian bobok disana, sekalian buat sholat subuh sebelum pernerbangan pagi. Nyaman tapi uadeeem.

Tantangan selanjutnya adalah saat ke Bangkok kemaren, kita ambil penerbangan paling pagi dengan rute CGK-DMK. Padahal kita dari daerah semua. Dari kota masing-masing berangkat malam hari sebelumnya. jadi mau nggak mau harus nginep.
Sebenarnya ada beberapa pilihannya. Pertama cari hotel bandara, dan malam itu sudah full booked. Kedua, cari hotel sekitar bandara, ada banyak pilihannya, namun setelah dipikir-pikir kita tidur nyaman disana hanya sekitar 3-4 jam karena jam 05.00 sudah harus sampek di Soetta lagi, sayang uang dan tenaganya.
Akhirnya ke pilihan ketiga nginep di bandara. Semula mau bobok diruang tunggu luar, karena kita belum boleh masuk (checkin), lama2 udaranya nggak bersahabat dan kurang nyaman. Akhirnya kita cari musholla, meski agak nggak enak cari musholla buat bobok, secara musholla kan buat sholat, tapi nggak ada pilihan lain. Hehehe. Dan ternyata bapak penunggu mushollanya udah paham kalo kita ada penerbangan pagi dan mau istirahat di sana. Dan kopernya bisa dititipin di bapaknya. Aman deh, bobok juga nyaman.
Memang nggak sebebas di KLIA2, tapi lumayanlah buat istirahat sejenak
read more →

Berburu Makanan Halal di Bangkok

Saat Travelling kesuatu daerah pasti ada keingin untuk mencicipi masakan lokal atau khas dari daerah tersebut. Hanya saja kalau kita perginya ke tempat yang mayoritas penduduknya non muslim, agak sedikit susah nyari makanan halal, termasuk Bangkok. Saat pertama ke Thailand saya menggunakan jasa travel, jadi semua udah diurusin sama agen. Setelah ke bangkok lagi dengan cara mbolang mulailah cari referensi makanan halal disana. Alhamdulillah sudah banyak tempat makan halal di negara ini. Dan inilah beberapa tempat makan yang kemaren sempat saya kunjungi.

1.Yana Restaurant (Thai and International Halal Food)


Restoran ini ada di MBK Mall yang merupakan mall favorit pelancong buat belanja oleh oleh-oleh atau sekedar shoping. Kalau sudah lapar dan capek belanja bisa mampir kesini. Lokasinya di lantai 5 tepat di depan 'Food on Fifth' food court. Btw di Food on Fifth bagi turis bisa dapat ice tea gratis kalo menunjukkan paspornya. lumayanlah...
Yana Restaurant ini menyajikan menu lokal dan internasional, dan pilihannya banyak. Untuk harga dan menu bisa cek langsung di webnya, ini webnya.

2. Saman Islam Chatucak
Kalau Sabtu dan Minggu di Bangkok rasanya nggak afdol kalau nggak mampir ke pasar kaget 'Chatucak'. Pasar serba ada ini memang bikin nagih, rasanya nggak cukup cuma sehari kesini pasti pengen balik dan balik lagi. Alhamdulillah, disini sudah banyak warung halal, jadi nggak bingung kalau kelaparan. Salah satunya yang paling sering di rekomendasikan adalah kedai 'Saman Islam'. Memang dibandingkan tempat yang lain, disini lebih ramai, luas dan banyak pilihan makanannya.


Lokasinya di section 16, tapi karena Pasar Chatucak ini luas banget agak susah nyari tempatnya. Biar lebih gampang cari 'Clock Tower' yang berada di tengah-tengah pasar, dari situ tinggal jalan lurus ke arah berlawanan dari Foto both (yang biasanya dibuat foto). Udah tinggal tengok kanan-tengok kiri. Harusnya dia disebelah kanan jalan dari sini, asal nggak kesasar. Harganya sekitar 100-200 bath. Jangan kaget kalau makanan dan minuman disini ukurannya big size.

3.The Manhattan Fish Market Central World
Sebelum borong ke Big C, kemaren sempat jalan ke Central World dulu buat cuci mata, iya cuci mata aja karena disini nggak beli apapun. Berhubung udah mulai laper, kita browsing halal food di Central world, dan nemulah The Manhattan Fish market. Sebelum pesan kita pastikan dulu halal enggaknya, mbaknya bilang memang disini nggak ada sertifikat halalnya tapi semua olahan dari seafood dan tidak menggunakan bahan2 yang tidak halal. Oke bisa diterima, apalagi mbaknya juga berjilbab jadi semakin yakin bisa makan disitu.

Letaknya di Central World Mall lantai 7. Jika bingung coba cari di peta yang biasanya ada didekat escalator. Sesuai namanya disini menyediakan menu ikan dan sea food. Harganya juga bervariasi mulai dari 80 bath, rata2 100an bath (sebelum pajak).

4. Buah Segar
Negeri seribu pagoda ini merupakan negara Tropis yang terkenal dengan buah segarnya. Hampir di setiap tempat kita bisa menemukan penjual buah. Mangga potong, jambu, buah naga, pisang, dll tinggal pilih saja semuanya fresh dan gede2. Buat para food combiner its a holy for breakfast.

5. Mango Sticky Rice
Kalau ditanya makanan apa yang harus dicoba di Thailand, jawaban saya adalah Mango sticky rice. Why? menurut saya makanan ini unik, ketan dan mangga dipadu sama santan. firstly i think its imposible but amazing taste. Manis, segar dan enak banget. You must try, dan insyaAllah halal karena produk nabati semua.
read more →

Alternatif Oleh-Oleh Bangkok

Salah satu destinasi favorit orang Indonesia untuk Traveling adalah Bangkok. Terbukti pas kesana ada aja ketemu orang senegara, teruma di tempat shoping. Kata mbak tour guide yang asli orang Thailand,"Orang Indonesia sangat suka belanja." Bener banget, apalagi barang disana bagus-bagus dan murah meriah.
Kalo lagi jalan-jalan ke Bangkok dan sekitarnya dan masih bingung cari buah tangan buat sanak saudara, tetangga, teman, pak dhe, bu dhe, ponakan, dll ini ada beberapa referensinya.

1. Pasport Case


Kita bisa menghias sampul paspor kita secara custom, ditambah pernak-pernik sesuai pilihan dan ditambah dengan label nama. Karena ada nama kita, jadi semakin spesial. Cocok banget buat oleh2. Pilihan warnanya sangat banyak pink, orange, hitam, silver, perak, tinggal disesuaikan dengan keinginan kita. Untuk pernak-pernik pilihannya juga sangat banyak, mulai dari huruf, karakter hewan, ikon kota, pesawat, dll. warna untuk label nama juga bermacam-macam. Untuk milih aja kita perlu waktu lama, pengen begini dan begitu.
Selain pasport case, ada juga pouch, pocket, gantungan kuci, label bag, tas, dan masih banyak lagi. Harga untuk pasport case 100 bath, free label nama maksimal 8 karakter huruf, dan satu pernak-pernik. Kalo mau nambah pernak-pernik bisa, tapi nambah juga duitnya. Where to buy? hampir di pusat perbelanjaan ada, di chatuchak, asiatique, MBK. i can see everywhere.
 
tips:
a. setiap toko pasti ngasih contoh hasil karyanya, pilih yang hasilnya rapi dan bagus.
b. cari toko dengan label buy 5 get 1 free

2. Naraya Bag
cr: naraya.com
Naraya adalah brand lokal Thailand yang menjual tas dan pernak-pernik berbahan kain dengan kualitas bagus dan harga yang bersahabat. Produk Naraya sangat khas dan unik, tapi kini sudah banyak bajakannya termasuk di Indonesia.
Harga sangat bervariasi tergantung besar kecilnya tas, check webnya disini. Tokonya juga banyak, diantaranya di Asiatique, MBK.

3. Camilan
Selain produk tahan lama, nggak ada salahnya beli makanan. Banyak kok makanan Thailand yang nggak ada di Indonesia dan kebanyakan sudah bersertifikasi halal termasuk yang impor.
Where to buy? kalo snack enakan beli di BIG C supermarket, karena lengkap dan pilihannya banyak, harga juga lebih murah. serius bisa kalap disini. Oh ya Big C yang kita kunjungi adalah BIG C yang depannya Central Word, katanya ini BIG C yang paling besar.

a. Teh Thailand
kemasan lama
Ada yang istimewa dari teh negeri Gajah putih ini, karena tehnya berwarna orange, nggak seperti teh biasa. Sudah pernah coba? enak dan saya suka banget. Produk yang sering diserbu adalah Nestea yang varian Milk Tea. Must buy produk deh...
kemasan baru

Nestea milk tea ini minuman sachet yang udah mix thaitea dan susu, jadi tinggal minum saja. Kalau mau ngeracik sendiri bisa beli yang teh tubruk, tinggal sedu terus ditambah susu.

b. Rumput Laut

Kalau udah pernah nonton film 'The Billionare' pasti nggak asing dengan produk 'Tae Kae Noe'. Rumput laut hasil karya anak muda Thailand yang kemudian menjadi salah satu icon snack Thailand. Produk ini juga bisa dijadikan oleh-oleh, hanya saja udah banyak di mini market sebelah. Kalau saya lebih cenderung beli Rumput Laut merk 'Masita', selain tidak dijual di Indonesia , saya juga suka sama model di bungkusnya. hihihi, Kpoper pasti paham. Sayang modelnya akan segera ganti.

c. Buah Kering
Dried fruit juga terkenal di Thailand, aneka buah dikeringkan sehingga lebih awet. Saya paling suka keringan mangganya, enak banget. Pilihan buahnya juga banyak, ada jambu, leci, rambutan bahkan durian.


d. Makanan Impor
Kalo yang ini lebih karena memburu label halalnya (di Indoensia belum ada label halalnya). Samyang, Shin Raymun, Choco Pie, dan Pockey-Pejoy (fave snack).

Itu beberapa alternative oleh-oleh dari thailand, dan semua udah pernah aku beli. mungkin ada tambahan yang recomended?
read more →

Mengurus E-paspor di Surabaya


Lima tahun sudah umur paspor saya, dan tahun ini waktunya ganti. Karena ada planing mau traveling ke Jepang, akhirnya saya putuskan cari e-paspor saja biar nggak ribet ngurus visanya. Pada tahun 2014 kemaren Pemerintah Jepang mengumumkan bebas Visa bagi warga Indonesia yang memiliki e-paspor aka elektronik paspor.

Mengurus e-paspor dan paspor biasa sama saja, hanya saja e-paspor belum bisa di akses secara online dan hanya bisa diurus dibeberapa kantor Imigrasi. Kantor Imigrasi yang bisa melayani e-paspor hanya Kanim Jakarta, Batam dan Surabaya. Beruntunglah di Surabaya bisa, jadi nggak perlu jauh-jauh.


Syarat permohonan paspor biasa dan e-paspor juga sama, untuk perseorangan dewasa syaratnya:
  1. KTP yang masih berlaku
  2. Kartu susunan Keluarga (KSK atau KK)
  3. Akte Lahir/Surat Nikah/Ijasah (maks. SMA) -- pilih salah satu
  4.  Surat bukti kewarganegaraan RI (Apabila akte lahir masih dalam golongan asing/tionghoa)
  5. Paspor lama (bagi penggantian/perpanjangan habis masa berlaku)
  6. Surat keterangan ganti nama (apabila melakukan perubahan nama)
  7. Surat rekomendasi kantor/perusahaan (apabila diperlukan oleh petugas)
Sedangkan untuk anak yang belum memiliki KTP/masih berumur dibawah 18 tahun syaratnya sama dengan permohonan paspor dewasa, dengan ditambahakan:
  1. KTP kedua Orang tua
  2. Surat Nikah Orang tua
  3. Paspor kedua Orang tua
Anak dibawah umur wajib didampingi kedua orang tua dan mengisi surat pernyataan. Jika orang tua tidak bisa mendampingi maka wajib melampirkan surat kuasa.

Dari syarat diatas saya membawa: KTP, KSK, Akte lahir, dan paspor lama. Semua berkas asli dibawa dan dilampirkan fotokopinya masing-masing 1 lembar. 
 Penting!!! semua fotokopi dalam ukuran kertas A4, selain A4 tidak diterima. KTP di fotokopi atas bawah dalam satu lembar bukan bolak-balik. Dan jangan sampai lupa KSK atau KK harus sudah di tandatangani oleh kepala keluarga, jika belum pasti ditolak.
Sebenarnya saya sudah menyiapkan surat rekomendasi dari kantor, tapi karena tidak diminta ya tidak saya kasihkan ke petugas. Namun nggak ada salahnya disiapkan, karena kalo dibutuhkan harus balik lagi sayang waktunya.


Berangkat dari Malang jam 4.30 WiB dan sampai di Kantor imigrasi jam 07.00 antrian sudah panjang bangeeeeett dan Pak Prie (petugas imigrasi) sudah mulai memberikan pengarahan. Pak Prie memperkirakan batas pemohon yang bisa dapat nomor antrian dalam satu hari ada di beberapa orang didepan saya, waduh jadi deg-degan kalo harus balik lagi mengingat cuti tahun ini cuma 6 hari. Jam 07.30 antrian masih belum bergerak, ternyata didepan antrian dibagi dua line, antrian walk in (daftar manual) dan online. Bagi yang sudah mendaftar online ntrain jauh lebih pendek.

Saya baru bisa masuk untuk dapat nomor antrian jam 09.30 lumayanlah berdiri 2,5 jam. Setelah masuk berkas dicek, disinilah kebanyakan banyak yang harus balik karena syarat tidak lengkap terutama KK yang belum di tandatangani kepala keluarga. Kalau berkas lengkap baru kita dibuatkan nomor antrian. Dan jam 09.34 saya mendapatkan antrian nomor B-145. Olalalalala...

Dengan nomor antrian sebanyak itu saya sudah pesimis selesai sebelum dhuhur, dan karena hari jumat istirahat dimulai jam 11.30, benar saja baru antrian B-90 sudah istirahat. OMG... dan saya mulai mengkalkulasi kapan saya dipanggil kalo 3 jam 90 antrian berarti sekitar dua jam setelah istirahat saya akan dipanggil, maka saya putuskan makan siang nanti saja. Jam 13.00 istirahat selesai, petugas mulai memanggil lagi. Dan ternyata setelah jam istiharat ada tambahan antrian yaitu antri C- bagi pemohon yang telah melakukan BAP, akhirnya semakin banyak antriannya. Jam 16.33 nomor antrian saya baru di panggil. Ngerti gitu saya ngemall dulu, nggak wasting time duduk doang.


So, bagi kalian yang mau ngurus paspor secara walk in, usahakan datang pagi-pagi. Dan kalo nggak nyari e-paspor mending daftar online aja, biar antrinya nggak terlalu panjang. FYI, ngurus paspor nggak cuma di Kanim Kelas I Surabaya, bisa di Kanim2 lain yang mungkin lebih sepi. Petugas bilang banyak orang luar daerah ngurus disini jadi antrian semakin panjang.

Oh ya, nomor antrian dibuka dari jam 07.30 sampai 10.00 ini dalam antrian sebenarnya, karena sudah di set secara sistem. Jadi begitu sudah jam 10.01 mesin antrian akan berhenti sehingga pemohon harus tidak bisa terlayani. Awalnya saya bingung kenapa ambil nomor antrian aja kok lama banget, ternyata karena ada pengecekan berkas terlebih dahulu. Batasan antrian ini berdasarkan waktu bukan jumlah antrian. jadi berapapun jumlah antrian akan tetap dilayani. Meski begitu jangan datang terlalu siang, karena yang antri duluan sudah banyak.


Tidak seperti lima tahun lalu yang harus bola-balik ke Kanim, sekarang semua proses baik pengumpulan berkas, ‘wawancara’ dan foto bisa selesai tidak lebih dari setengah jam dalam satu hari. 

Selesai foto kita akan diberi pengantar pembayaran ke bank/pos persepsi. Pembayaran paling lambat dilakukan dalam 7 hari kerja. Untuk paspor biasa akan selesai 3 hari setelah pembayaran, sedangkan e-paspor lebih lama, bisa sampai 3 mingguan ( Ups, punya teman ngurus di Jakarta 5 hari bisa jadi). So, kalau bisa segera lakukan pembayaran biar paspor segera jadi.



Biaya pembuatan e-paspor lebih mahal dari paspor biasa yaitu sebesar Rp 655.000.

Kita bisa cek status permohonan paspor kita di web imigrasi.go.id pilih menu layanan paspor online – cek status permohonan – masukkan no permohonan – lanjut.
Atau bisa lewat sms gateway dengan cara ketik: PASPOR(spasi)16 digit no. permohonan, kirim ke 081230056677.

Kontak Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya
Alamat: Jl. Jend. S. Parman No 58A Waru, SIdoarjo
Nomor informasi: 081330442586

Jam pelayanan
Senin – Kamis : 08.00 – 16.00 WIB, istirahat 12.00 – 13.00 WIB
Jumat : 08.00 – 16.30 WIB, istirahat 11.30 – 13.00 WIB
Pengambilan nomor antrian: 07.30 – 10.00 WIB

Note: selama pengrusan di Kanim harus berpakaian sopan, baju berlengan dan berkerah, jangan memakai celana atau rok pendek, dan usahakan memakai sepatu. Kemaren ada pemohon yang memakai celana pendek, alhasil di suruh balik sama satpam.
 







read more →

Sehari Semalam di Kuala Lumpur (PEN-KUL-SIN Part 2)


Setelah sehari Penang (bisa baca disini), destinasi selanjutnya adalah Kuala Lumpur. Meski bukan yang pertama kesini, tapi masih excited..

Kita sampai di TBS sekitar jam 4 pagi, setelah ambil koper di loker kita lesehan dulu nunggu gerbang LRT dibuka, karena baru jam 06.00 LRT mulai beroperasi.

Tujuan selanjutnya adalah ke hostel dulu untuk titip barang. Kita nginep di Sunshine Bedz di daerah bukit bintang. It's recommeded place to stay in KL gaess, tempatnya super strategis, murah, bersih, petugasnya ramah, dekat stesen Bukit bintang dan halte bus go KL.
Dari stesen Bandar Tasek Selatan perlu ganti satu kali LRT untuk sampai di stesen Bukit Bintang. Untuk mencapai Sunshine Bedz gampang banget dari pintu keluar tinggal lihat kearah kiri dikit, kalo udah lihat MCD tinggal jalan kesana, karena Sunshine Bedz tepat disebelah MCD. Tepatnya dilantai dua jadi kita harus naik tangga kecil.
Sampai di Hostel, niatnya cuma titip barang ternyata kita dipersilahkan mandi dan sarapan (simple breakfast), awesome... Mandi selesai lanjut sarapan dan kita semeja dengan traveler ibu-anak asal Jawa Tengah yang baru pulang dari Kamboja, jadilah kita ngobrol bebas dengan bahasa Indonesia. Kita juga dapat sharing mie gelas buat ganjal perut.

Jam 11 siang kita baru keluar Hostel dan mulai pusing-pusing...

1. Batu Cave
Sejujurnya nothing special here for me, tapi namanya landmark nggak afdol kalo nggak foto disana. Cara kesana cukup mudah, kita bisa naek KTM Komuter jalur Batu Cave. Jika dari KL sentral perjalanan sekitar 30 menit dengan tiket 2 RM. Sepanjang perjalanan kita bisa menikmati pemandangan lembah Klang atau mengisi waktu untuk recharge energi dengan tidur walau sebentar (yes, that's me). Nggak perlu takut keblabasan karena stesen Batu Cave adalah pemberhentian terakhir.

Karena sudah kali kedua kesini, jadi saya cuma ngantar temen foto di depan patung Dewa Murugan yang sempat hits di kantor. Mungkin hanya sekitar 30 menit kita foto2 dan nggak ada niatan untuk naik ke gua, mungkin karena kaki udah gempor dan masih banyak tujuan untuk hari ini.

Sepengamatan saya, sebagian besar pengunjung di Batu cave adalah orang India, mungkin mereka mau beribadah di Kuil yang ada disini. Selain itu banyak sovenir khas India yang dijajakan disini.

2. Dataran Merdeka

Berangkat dari stesen Batu Cave kita menuju KL Sentral dan ganti LRT Kelana Jaya Line turun di stesen Masjid Jamek, kalo mau hemat bisa naek bus Go KL red line turun di depan Dataran Merdeka. Oh ya, kita sempatkan makan siang di foodcourt KL sentral sebelum pindah LRT, pilihan makanannya banyak, harganya juga standar.
jika naek LRT dan turun stesen Masjid Jamek cari exit Dataran Merdeka, begitu keluar cari jalan Tun Perak yang atasnya ada jalur rel kereta. Sampai ada perempatan lampu merah pertama, belok kiri dan langsung terlihat banyak bangunan tua dan tinggal nyebrang kalo mau nemuin lapangan hijau Dataran Merdeka.
Mungkin daerah dataran merdeka ini seperti kota tuanya Kuala Lumpur. Banyak bagunan peninggalan Inggris yang masih berdiri kokoh dan terawat. Diantaranya Sultan Abdul Samad Building, Museum Textile, Kantor Pos, dll.
Karena datang disiang bolong dan suasana cukup panas, kita cuma foto-foto sebentar sambil istirahat. Tapi meski panas, lumayan rame ada beberapa rombongan yang mampir buat mengabadikan gambar.

3. Kuala Lumpur City Gallery


Tempatnya sebelahan dengan Dataran Merdeka, jadi kalo sudah sampai di Dataran Merdeka mampirlah kesini buat foto di the giant I Love KL. Cara kesini dari dataran Merdeka cukup jalan lurus kearah tiang bendera nanti akan muncul bagunan seperti di atas ini.
KL City Gallery buka setiap hari dari jam 09.00-18.30 waktu setempat, dengan HTM 5 RM. Disini kita bisa menikmati free Wifi dan lumayan kenceng.

KL City Gallery merupakan museum dan tourism center yang menyediakan walk and tour map dengan beberapa bahasa. Disini kita melihat foto yang menjadi saksi sejarah perkembangan Kuala Lumpur, seperti pada masa penjajahan Inggris dan peristiwa penting di Ibu Kota Malaysia ini. Selain itu di lantai dua ada semacam show room yang menyajikan film pendek tentang sejarah Kota KL dan pertunjukan lampu kelap-kelip di maket kota KL. bagus,,,
Bagi yang mau beli official Souvenir of KL bisa beli disini, jenisnya banyak mulai dari buku, miniatur bagunan, magnet, jepit, kaos, dan pernak-pernik lain. Tiket masuk seharga 5 RM tadi bisa kita berlanjakan disini, jadi semacam voucher gitu. Tapi jika tidak tertarik beli souvenir disini, tiket tadi kita jajakan di Arc Kafe. like mine,,

setelah kembali segar, kita lanjutkan perjalanan...

4. Central Market, Kasturi Walk, Petaling Street, My Din


waktunya beli oleh-oleh....
Empat tempat ini lokasinya berdekatan dan bisa kita tempuh dengan berjalan kaki saja. Meski bikin gempor, tapi kalo cewek diajak shoping pasti langsung fit lagi.
Dari KL City Gallery rencananya mau bus GoKL ke Central market, tapi bisnya nggak datang2, akhirnya kita putuskan jalan kaki saja. Jarak ke central Market dari KL City Gallery hanya sekitar 400 m, kalo jalan kaki nggak sampai 10 menit sudah ketemu Kasturi Walk.
saking semangatnya cari oleh-oleh nggak sempat pegang kamera. Sedikit Gambaran dari 4 tempat ini:
Central Market atau Pasar Seni merupakan pasar modern di dalam bagunan besar.  Disini banyak penjual souvenir seperti miniatur Twin Tower, gantungan kunci, magnet, asbak, Kaos, coklat dan aneka makanan khas (saya sempat beli Nestea/teh Thailand disini), kain tenun Malaysia, dll. Selain pernak-pernik tersebut disini juga ada foodcourt yang menjual masakan khas malaysia. Bagi yang mau sholat, di lantai atas Central Market ada Mushola.

Kasturi Walk, merupakan jalan/gang terbuka yang terletak tepat disebelah Central Market yang difungsikan sebagai tempat jualan. Ciri khas dari Kasturi Walk adalah gapuranya yang berbentuk layang-layang khas Malaysia, kayak yang di Upin-Ipin. Meski terbuka kita nggak perlu khawatir kehujanan karena ada atap transparan. Penjual disini tidak sebanyak Central Market karena memang cuma satu jalur saja. Selain pernak-pernik sovenir, kita bisa menemukan street snack disini. Disepanjang jalan Kasturi ini ada Watson loh, dan saya sempat beli Hada Labo Mild Peeling.

Petaling Street Market, terletak di daerah ChinaTown tak jauh dari Central Market. Daerah ini mirip pasar malam menurutku, yang jualan banyak, barangnya juga bervariasi dan lebih murah. Souvenir standar bisa kita temukan disini, yang unik adalah banyak baju, dompet, tas, dvd dengan kualitas KW dijual murah disini. Dari belajaan oleh2 sebagian besar kita beli disini, dan siapa sangka disini kita ketemu dengan penjual asal Jawa Tengah. Usut punya usut si 'ibu' sudah lama jualan disini dengan suaminya yang merupakan penduduk lokal. Jadi proses tawar menawarpun semakin gampang, karena kita pakek bahasa Jawa. Si 'ibu' pun cukup populer dikalangan TKI di Malaysia, terbukti banyak mbak2 yang bersiap mudik belanja oleh2 ditokonya.

My Din, merupakan supermarket lokal, seperti Sardo kalo di Malang. Sebenarnya banyak cabangnya, tapi yang paling besar ada di dekat Petaling street ini, kalo nggak salah ada tiga atau empat lantai. Snack bermerek, bumbu dapur, alat kebersihan, alat masak, barang pecah belah, karpet, keperluan haji, jilbab dll ada disini. Saya beli jilbab khas Malaysia titipan teman, sambal balacan dan coklat jelly di supermarket ini. Pada kunjungan pertama saya ke KL saya beli Kitkat Green tea (dengan label halal) dan snack oat disini, tapi karena sekarang sudah gampang carinya di Malang dua snack ini saya skip.

Pulang dari empat tempat ini kita sudah kayak orang kulakan. Karena banyaknya kresek di tangan akhirnya kita putuskan balik ke Hostel dulu sekalian check in. Buka Peta bus GoKL ternyata ada halte dekat My Din, akhirnya kita jalan ke halte terdekat dan turun di halte Bukit Bintang dengan GoKL purple line. Lumayan hemat ongkos...

5. Suria KLCC

Setelah Check in, naruh barang, dan istirahat bentar kita lanjut ke KLCC, another must visit place in KL, yeay Twin Tower....
Berangkat dari halte Bukit Bintang kita naik GoKL green line menuju KLCC. Meski sudah jam setengah tujuh malam langit masih lumayan terang, jadi masih bisa menikmati pemandangan. Perjalanan kali ini lumayan lama karena macet.
 
 


Sampai di Suria Mall kita langsung menuju KLCC park untuk menikmati Fountain Light Show. Suasana disekitar kolam sudah rame, kalo ngga salah memang pas malam minggu. Semua orang sudah menunggu pertunjunkan dancing fountain with colorful light. Baru kita mendekat ke kolam, air mancurnya sudah mulai menari-nari. yeay...
Pada kunjungan pertama ke KL, saya KLCC di pagi hari dan pas weekday jadi nggak begitu rame, mau foto2 masih terang, dan bisa menikmati taman yang masih segar. Tapi kalo ditanya bagus pagi atau malam, saya lebih prefer malam selain Fountain Light show dengan latar Twin Tower yang penuh lampu, suasananya disini lebih menyenangkan di malam hari, lebih greget gitu.

Puas foto dan liat pertunjukan lampu kita masuk ke Suria Mall, mulai dari outlet Sephora, Watson, Guardian, The Body Shop (lagi diskon up to 70%), trus makin tak terkendali keluar masuk outlet meski nggak beli juga, hehe maklum cewek. Outlet terakhir yang kita singgahi adalah Vincci, Sebenarnya saya sudah ada beberapa list yang mau dibeli tapi ternyata banyak yang out of stock disini, jadi agak nyesel karena nggak beli di Vincci KLIA. Akhirnya cuma beli jam tangan 2 for 50RM, buat oleh-oleh dan titipan teman. Lumayan murahlah... (sebenarnya brand ini sudah ada di Surabaya, tapi di negara asalnya koleksi lebih lengkap dan lebih murah).

Sudah capek muter-muter kita kembali ke hatle Bus GoKL, kali ini tidak turun di Halte Bukit Bintang tapi di Halte StarHill Gallery karena mau jalan di sekitar mall dan toko2 di daerah Bukit Bintang. Karena sudah malam, banyak toko yang sudah tutup. Akhirnya kita menyerah, dan jalan ke arah Hostel. Sebelum kita masuk Hostel kita cari dinner dulu, didekat Halte Bukit Bintang ada beberapa toko kebab yang rame. Oke kita coba dan nggak tanggung-tanggung kita beli yang ukuran besar karena memang laper banget. Rasanya nggak mengecewakan, enak + Laper = enak banget.


Selesai 'makan malam' kita mulai berkemas karena pagi-pagi kita harus ke KLIA2 untuk penerbangan ke Singapura. Kenapa nggak naek bus Malam atau kereta? karena tiket naek pesawat lebih murah dari pada tiket bus atau kereta, kemaren dpt promo seharga 49 RM sahaja, lama tempuhnya juga lebih cepat naek pesawat, selain itu sudah dua malam kita habiskan di bus, jadi pengen ngelurusin punggung di kasur.
Berkemas selesai, mandi dulu biar badan fresh and then sleep tight, Zzzzz,,,,

Sampai ketemu di Singapura....

read more →

Cara Pendaftaran Haji Reguler (per April 2016)


Bismillahirohamnirohim,
Setiap umat muslim pasti punya impian untuk menunaikan ibadah Haji, dan Alhamdulillah kini pendaftaran haji makin mudah meski waktu tunggunya masih dan makin panjang. fyi, Jawa Timur mempunyai waktu tunggu paling lama, per September 2016 kemaren sudah mencapai 24 tahun. Wow.., itu artinya kalo kita baru daftar, estimasi berangkat adalah tahun 2040.OMG..

Per April 2016 ada beberapa perubahan alur pendaftaran, kini tidak perlu bolak-balik Bank dan Kemenag hanya perlu sekali ke Bank dan sekali ke Kemenag, asal syaratnya lengkap.


berikut cara pendaftaran haji reguler:

Proses di Bank
Syarat yang diperlukan:

  1. Tabungan Haji, syarat pertama kita harus punya rekening Haji di BPS syariah yang ditunjuk oleh pemerintah, diantaranya BNI Syariah, BSM, Muamalat, BRI Syariah, Bank Jatim Syariah, dll. Jika sudah punya rekening, kita harus melakukan setoran minimal 25 jt atau nabung pelan-pelan sampai 25 jt. Pilihan bank saya adalah BNI Syariah, sesuai kebijakan Bank setelah dana di debit ke rekening Kemenag harus ada saldo mengendap minimal 500rb. Jadi, paling tidak kita punya tabungan sebesar Rp 25.500.000. Pembukaan rekening di Bank tidak bisa diwakilkan dan satu rekening hanya berlaku untuk satu orang. Misal ada suami-istri mau mendaftar, dua-duanya harus buka rekening atas namanya sendiri dan tidak bisa diwakilkan.
  2. Mendapatkan nomor Validasi, Jika tabungan sudah mencukupi, kita bisa melakukan pengajuan kebank untuk pendebitan ke rekening Kemenag dan kita bisa mendapatkan nomor validasi dari Bank. Syaratnya:


  • Buku rekening asli
  • KTP & KK (untuk kroscek data)
  • Pas foto 3 x 4 (5 lembar), 4 x 6 (1 lembar), foto dengan latar putih dan tampak wajah 80%. Foto ini sudah harus siap dari rumah, berbeda dengan sebelumnya yang kita harus foto di Kemenag. Dan foto ini juga akan digunakan pada waktu proses di Kemenag.
  • Ijazah/Akte nikah/Akte kelahiran (pilih salah satu), untuk proses diBank berkas ini hanya untuk kroscek data saya, tidak diminta kopiannya.
  • Materai 6.000 (2 lembar), kalo lupa bawa biasanya bank sudah menyediakan, tinggal ganti sesuai harganya.

Disni kita disuruh untuk mengisi surat pernyataan pendaftaran calon jamaah haji dan setoran awal. Jika isian sudah cocok, pihak bank akan mengentrikan data kita di database, dan kita akan mendapatkan nomor validasi. Setelah tanda tangan beberapa berkas proses di bank sudah selesai.
Kita akan diberi lembar Surat pernyataan Pendaftaran Calon Jamah Haji, nomor validasi, bukti pendebetan untuk dibawa ke Kemenag.

Proses di Kemenag
Proses disini juga cukup mudah, kita tinggal memberika berkas dari Bank dan persyaratan lain sebagai berikut:

  1. FC KTP (5 lembar)
  2. FC Ijazah/akta nikah/akta kelahiran (pilih salah satu)
  3. FC KK (1 lembar)
  4. Pas foto 3 x 4 (15 lembar), 4 x 6 (10 lembar)
  5. CD pas foto, yang hanya dipinjam untuk memasukkan foto kita di SPPH (Surat Pendaftaran Pergi Haji).
  6. Surat keterangan sehat, untuk pendaftaran di Kemenag Kab Kediri surat keterangan sehat sudah disediakan, kita tinggal ngisi formulir saja. Mungkin akan berbeda di daerah lain.
  7. Golongan darah, yang inipun nggak perlu bukti tertulis yang penting sudah tau golongan darah kita. Kalo belum tau bisa tes dulu yah.

jika berkas sudah kita berikan, petugas akan memasukkan data, menginput nomor validasi, dan mengambil sidik jari kita, setelah berhasil di upload kita akan akan mendapatkan SPPH yang telah dilengkapi dengan nomor porsi. SPPH dicetak dan kita tinggal tanda tangan 5 kali.
Proses selesai, tinggal menunggu pelunasan (pelunasan juga lewat rekening tabungan haji kita)


jika ingin mengetahui estimasi keberangkatan bisa buka www.haji.kemenag.go.id, masukkan nomor porsi pada halaman pojok kanan atas. Selain itu juga bisa lewat app 'check porsi' di android.

Proses diatas berlaku untuk pendaftaran di BNI Syariah dan Kemenag Kab Kediri, mungkin akan berbeda untukbank dan daerah lain.

sharing..

  1. Pendafatan haji bisa dilakukan sesuai alamat di KTP kita, jika ternyata nanti pindah alamat KTP kita harus mengajukan mutasi. Info dari petugas Kemenag, jika mutasi masih satu propinsi, prosesnya cukup di Kemenag tempat pendaftaran, tapi jika pindah propinsi harus cabut berkas ke pusat.
  2. Lama proses di bank sekitar 40 menit, dengan catatan tidak ada antrian (waktu itu saya dapat antrian nomor 1). Sedangkan di Kemenag sekitar 30 menit saja. 
  3. Jangan lupa check kebenaran data kita, kemarin saya mendapatkan masalah di Kemenag karena pihak bank salah mengentri data. Harusnya alamat saya masuk Kabupaten Kediri tapi di input Kota Kediri. Sempat mangkel juga, karena proses untuk menganti data diperlukan waktu satu hari, saya disuruh balik lagi besok, hiks  padahal jatah cuti saya sudah habis. Baru keluar pintu ruangan saya di panggil karena pusat sudah berhasil membenarkan alamat saya. Alhamdulillah... begitu SPPH dicetak saya disuruh tanda tangan, karena sudah pernah kejadian salah data, saya cek dulu data yang di SPPH, jeng..jeng.. tempat kelahiran saya menjadi 'Malang', harusnya 'Kediri'. Setelah ditelusuri, lagi-lagi pihak bank salah entri data. Melihat saya sudah lemas, petugas Kemenag bilang tidak apa-apa, nanti pas mau berangkat bisa menyertakan surat keterangan beda data dari kantor desa. Akhirnya saya tanda tangan, dan proses selesai.
  4. Ada kebijakan baru dari Kemenag, calon jamaah haji yang telah mendaftar minimal dua tahun bisa mengajukan percepatan keberangkatan sebagai muhrim. Jadi misal keberangkatan suami-istri berbeda tahun, Suami berangkat ditahun yang lebih awal, istri bisa mengajukan percepatan keberangkatan sebagai muhrim sesuai tahun keberangkatan suami, dengan catatan sudah dua tahun terdaftar sebagai calon jamaah haji. Meski kata petugas dari pengajuan tahun ini yang di terima hanya 50%, tapi masih ada harapan. So, kalo sudah ada rejeki dan mampu mendaftar nggak ada salah mendaftar dari sekarang meski kita masih single. InsyaAllah niat baik akan diberi kemudahan oleh-Nya. Amiiien..



read more →