Suntik Meningitis di Malang

By A ng' - 13:28


Salah satu persyaratan administrasi kalau mau haji dan umroh adalah sudah di vaksin meningitis. Saat ini tidak semua rumah sakit atau pelayanan kesehatan bisa memberikan buku kuning sebagai sertifikat vaksin internasional.
Untuk haji biasanya sudah di koordinir oleh kemenkes, tapi kalau umroh kita bisa melakukan vaksin di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di wilayah masing-masing. Tidak semua kota ada KKP, biasanya terletak di daerah sekitar bandara atau pelabuhan saja. Alhamdulillah di Malang ada.

Nama lengkapanya,
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Probolinggo Wilayah Kerja Bandara Abd. Rachman Saleh,
Jln. Abdul rahman Saleh no. 07 Asrikaton Malang.
Jangan bingung, meskipun namanya KKP Kelas II Probolinggo tapi alamatnya di Malang.
Buka Senin-Jumat, Jam 08.00-13.00 WIB
no telp: (0341) 795413



Cara mendapatkan vaksin meningitis:
1. Pendaftaran Online, sebelum datang langsung ke KKP sebaiknya kita mendaftar secara online dahulu untuk mendapatkan kuota vaksin. link pendaftaran http://kespel.depkes.go.id/vaksinasi_int/vaksinasi_int_public/add disini kita bisa menentukan tanggal pelayanan yang kita inginkan, asal masih ada kuotanya. kalau tidak salah sehari hanya di batasi 100 peserta.
Setelah mengisi form online kita akan mendapatkan email yang berisi 'permohonan pelayanan vaksin internasional dan tanda terima pendaftaran online'. Jangan lupa di Print, form ini harus dikumpulkan saat pelaksanaan vaksin.
Proses pendaftaran online ini, saya di bantu oleh travel agent. jadi saya tinggal menentukan hari kapan mau vaksin, dan dikasih hasil print form pendaftaran dan tanda terima pendaftaran online.

(sebenarnya pendataran online juga bisa dilakukan di KKP, disana sudah disediakan komputer tapi belum tentu kita mendapatkan jadwal dihari itu juga, jadi dari pada boak-balik mending daftar dirumah dulu saja).

2. Ke KKP sesuai tanggal yang telah di tentukan. Pastikan saat kita ke KKP semua persyaratan sudah di bawa, dari pada pulang. yaitu:
  • Form permohonan pelayanan vaksin Internasional (dari pendaftaran online)
  • Fotokopi paspor 1 lembar 
  • Fotokopi KTP 1 lembar 
  • Pas photo 4x6 1 lembar
3. Registrasi, semua persyaratan di kumpulkan ke petugas registrasi. Setelah tanda tangan kita akan di beri nomer antrian. Lanjut ke meja sebelah untuk pembayaran.

2. Pembayaran, bisa secara cash atau debit. Pembayaran cash bisa dilakukan lewat pos, sudah ada petugasnya disana. Untuk debit sudah disiapkan mesin EDC BCA. Biaya untuk vaksin meningitis Rp. 305.000.

3. Verifikasi, selanjut kita menunggu nomer antrian kita di panggil. Disini data kita akan dicek dan bukti bayar kita diminta. Tenang, bukti bayarnya kita dapat 2, satu di berikan petugas yang satu untuk kita. Untuk wanita usia produktif diminta untuk tes urin, dan langsung bayar disini Rp 25.000. Setelah memenuhi persyaratan kita di minta tanda tangan di buku kuning.

4. Suntik, biasanya di panggil 5 orang langsung untuk masuk ruang pemeriksaan. Suntiknya di lengan kiri. Buat mbak2 dan ibu2 bajunya bisa dikondisikan untuk mempermudah proses suntik. Kalo bisa yang gampang disingsingkan lengannya, jadi nggak perlu buka2 kancing. Just info, kemarin dokter yang di KKP adalah pak dokter.

5. Selesai suntik kita akan di berikan buku kuning, dan proses selesai.



NOTE,,,
a. Saya datang jam 9.30 an, dan dapat nomer antrian 24. Total waktu dibutuhkan sekitar 30 menit, nggak lama kok.  Mungkin kalo datangnya lebih pagi bisa lebih cepat.

b. Untuk yang bawa mobil bisa parkir didalam, area parkirnya lumayan luas jadi nggak perlu parkir dijalan.
c. Dari referensi yang saya baca, vaksin meningitis ini akan aktif setelah 2 minggu.
d. Buku kuning atau International Certificate of Vaccination or Prophylaxie (ICV) berlaku selama 2 tahun. Jadi kalau mau umroh atau haji lagi bisa di cek tanggal berlakunya, jika masih berlaku nggak perlu vaksin lagi.





  • Share:

You Might Also Like

0 komentar